Monthly Archives

17 Articles

Posted by Vivat Press on

Pelesir ke Balongpanggang dan sekitar

Dalam rangka mencari tempat untuk IECC for Indonesia, dilakukan survei ke  daerah-daerah yang “diduga cocok” untuk kegiatan ini. Sabtu, 26 Mei 2013 dilakukan survei ke Gresik tepatnya di kecamatan Balongpanggang, setelah sekitar satu bulan yang lalu dilakukan survei ke daerah Sidoarjo.
Perjalanan dari Kampus Perjuangan sekitar dua jam hingga sampai tempat tujuan pertama kami.   Persinggahan pertama, yaitu MI Nurul Hidayah di Dusun Ngablak, Desa Pinggir. Gedung sekolah terlihat baru direnovasi, nampak cat tembok yang warnanya masih tajam. Jumlah siswa sekitar 50 dan sejauh pengamatan kami belum ada perpustakaan disana. Sayang sekali, saat itu kami tidak bisa menemui pengajar sekolahnya, dikarenakan berada di luar kota.Perjalanan selanjutnya adalah ke MI Darul Muttaqin yang berada di dusun Genengan, Desa  Ngasin.  Gedung sekolah disana juga terlihat masih bagus, namun sama seperti sekolah sebelumnya, disana juga belum memiliki fasilitas perpustakan, bahkan kami tidak menjumpai toilet disana. Sejenak kami tengok kedalam kelas, banyak hasil kerajinan tangan terutama berasal dari limbah plastik menghiasi kelas yang masih menggunakan bangku dari kayu ini. Tidak banyak memang ruang kelasnya, karena jumlah siswa yang juga tidak banyak. ” Jumlah siswa memang sedikit, karena hampir di setiap dusun terdapat sekolahan”. ungkap salah satu pengajar disana.
  


Menjelang sore hari, kami melanjutkan perjalanan yang cukup berat menuju daerah Lamongan. Jalan yang tidak begitu lebar dan masih berupa tanah yang bergelombang. Sampailah disebuah sekolah yang kondisinya tidak jauh berbeda dari dua sekolah sebelumnya. Terlihat pula ruang kelas yang diberi sekat dengan papan sehingga bisa digunakan dua kelas. Selain itu terdapat Taman Kanak- Kanak, dan satu kelas untuk Pendidikan Anak Usia Dini dalam satu atap disana. kerajinan dari plastik  bekas minuman juga menghiasi dinding kelas. Hari beranjak sore, dan kamipun harus kembali.
Perjalan pulang kami berhenti sejenak di salah satu SD negeri di Balongpanggang. Melihat keadaan disana yang hampir sama dengan sekolah-sekolah sebelumnya. Terlihat gedung yang sudah direnovasi dan ada juga  gedung lama dan terlihat lebih tidak rapi.
Hari sudah sore dan kami meninggalkan tanah balongpanggang disertai sejuknya angin dan hijaunya padi yang menghampar di kanan-kiri sepanjang  perjalanan pulang.

Posted by Vivat Press on

SORAK, Mengenang 15 Tahun Reformasi

Vivat Press – Lima belas tahun sudah era reformasi menjadi kenangan perjuangan dari mahasiswa menggulingkan rezim Soeharto. Untuk kembali membangkitkan semangat mahasiswa agar peka terhadap pemerintah, Kementerian Sosial dan politik (Sospol) BEM ITS mengadakan Semangat Orasi dan Berkarya (Sorak) untuk Bangsa, Selasa (21/5).

Berbagai foto-foto kenangan peristiwa Malari dan Trisakti menghiasi plasa Dr Angka. Dengan dekorasi serba hitam, mahasiswa diajak untuk kembali merenungi masa-masa saat masih berlangsungnya jaman kekuasaan Soeharto. Semakin malam satu per satu mahasiswa pun mulai memenuhi acara tersebut.

Teguh Rahmanto, aktivis mahasiswa tahun 1998 pun turut hadir untuk menjabarkan kronologis peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada masa pemerintahan Soeharto pengaruh yang diberikan kepada rakyatnya sangat besar. Hingga tidak ada pihak yang berani untuk menentang rezim tersebut selama beberapa periode.

Menurut Teguh, rezim tersebut mulai khawatir dengan adanya pergerakan mahasiswa sejak tahun 1979. Saat itu muncullah sebuah kebijakan baru yang bernama Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). “Kebijakan tersebut yang membuat mahasiswa agar tidak terlalu banyak bergerak mengkritisi pemerintah,” ujarnya.

Teguh menerangkan bahwa dahulu mahasiswa diberikan banyak fasilitas asalkan tidak usah berpikir banyak tentang politik atau Negara. Namun dengan adanya hal tersebut, justru mahasiswa tidak akan tinggal diam dan terus membentuk kelompok-kelompok pergerakan untuk menentang rezim tersebut. Hal tersebut ia umpamakan bagai rumput yang tumbuh diantara paving yang telah disusun dengan kuat. “Sekuat apapun paving tersebut, maka bila kita bergerak dari setiap sisi-sisinya maka batu tersebut juga akan rompal,” papar pria berkopyah ini.

Menginjak tahun 90-an, Soeharto pun membuat suatu arahan kebebasan yang bertanggung jawab. Menurut Teguh, hal tersebut tetap saja mengisyaratkan bahwa tatap saja ada pengekangan bagi mahasiswa yang berani bertindak melawan.

HIngga akhirnya terdapat peristiwa Trisakti, yang merupakan trigger dari semua permasalahan yang ada. “Akhirnya kami mahasiswa dari seluruh Indonesia menggalang dan banyak yang membantu untuk hadir ke Jakarta dan melakukan aksi demo yang sebesar-besarnya,” tutur Teguh dengan semangat.

Tak hanya itu, Andi Irfan pakar hukum komisi orang hilang dan tindak kekerasan Kontras Surabaya juga turut memaparkan seputar kasus kekerasan yang terjadi di era orde lama. Menurutnya tercatat sekitar 34 kasus kekerasan yang melibatkan masyarakat dan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Namun Andi menyayangkan bahwa semangat mahasiswa dulu jauh berbeda dengan semangat mahasiswa saat ini. Pasalnya, dengan kondisi yang telah nyaman seperti saat ini mahasiswa sudah jarang bahkan enggan untuk berpikir kritis untuk Negara. “Walaupun sudah dalam kondisi aman, seharusnya mahasiswa tidak berhenti bergerak agar Indonesia benar-benar lepas dari penjajahan sumber daya alam seperti saat ini,” pungkasnya. (sha/elf) 

Posted by adminbemits on

Jawab Permasalahan Pemandu dengan Upgrading

Vivat Press – Bertempat di Ruang Sidang FTI, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS menggelar upgrading bagi para pemandu ITS, Kamis (15/5). Upgrading masih menjadi cara ampuh untuk mengumpulkan para pemandu untuk duduk bersama membahas permasalahan yang ada. Selain itu, upgrading juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi pemandu yang ada dalam melaksanakan tanggung jawabnya.

Permasalahan-permasalahan lama yang masih menjadi permasalahan utama para pemandu hingga sekarang menjadi alasan utama pelaksanaan upgrading ini. Pasalnya, saat ini ITS memiliki kurang lebih 500 pemandu dari seluruh jurusan. Namun, hanya sedikit pemandu yang aktif berkontribusi dalam persiapan hingga pasca pelatihan.

Upgrading kali ini dikonsep berbeda di banding upgrading tahun tahun sebelumnya. Disesi awal peserta mendapatkan materi tentang sejarah dan hakekat LKMM kembali. Materi ini sebenarnya sudah didapatkan para pemandu di PP LKMM, tetapi kembali diberikan agar para pemandu mengingat lagi hakekat adanya LKMM. Setelahnya, peserta mendapatkan materi terkait pelaksanaan LKMM. Sesi ini disampaikan dengan metode talkshow oleh tiga pembicara yaitu Friska Ayu Nugrahani (Teknik Fisika 2007), Antonius Dimas (Teknik Perkapalan 2008), Sita Evita (Arsitektur 2009) dengan dimoderatori oleh Diaz Permana (Sistem Informasi 2008).

Saat sesi kedua ini ada banyak permasalahan yang diangkat untuk dibahas. Diantaranya adalah terkait kekreatifan pemandu sekarang, tujuan memandu, motivasi memandu hingga soal keaktifan.

“Pemandu itu profesi, tetapi milihnya pake hati bukan pake pikiran. Mandunya juga make hati, bukan pake power point”Ucap Antonius Dimas saat menyampaikan materi. (Ikl/elf)

Posted by Vivat Press on

Preapration for The Better Carrerr “Our Carreer for The Future of Our Nation”

Vivat Press –  “Our carreer for the future of our nation”, itulah tema yang diusung dalam seminar better carreer yang dilaksanakan pada hari rabu (15/04) kemarin. Bertempat di Auditorium Pascasarjana ITS, acara ini dibuka oleh kepala badan pembinaan kemahasiswaan dan hubungan alumni ITS, bapak Dr. Ir. Bambang Sampurno, MT.

“Kita hidup tidak untuk diri sendiri, tidak untuk kelompok melainkan untuk bangsa. kita disini lahir dari institut perjuangan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, institut yang sangat menjunjung tinggi kejujuran, akhlak dan juga moral. Kompetisi yang tinggi tidak akan ada gunanya apabila tidak ada kompeten. Maka tunjukkan bahwa kita pekerja keras, percaya diri, peduli dan kita tangguh. Dan jangan pernah mengotori ITS dengan ketidakjujuran.” Sekilas pesan dari bapak Dr. Ir. Bambang Sampurno, MT.

Seminar ini diisi oleh ibu Ridha Dianingratri dari departmen SDM P.T. PLN (Persero) Tbk. Materi yang dibawakan adalah mengenai “Shoot For The Moon”. Di dalamnya membahas mengenai tahapan seleksi PT PLN. Adapun tahapannya adalah seleksi administrasi kemudian Test IQ, test akademik dan bahasa Inggris, Psikotest dan diskusi kelompok, kesehatan, dan yang terakhir adalah wawancara. Dari survey yang diperoleh, kebanyakan dari pelamar tidak lulus pada test kesehatan. Sehingga sebelumnya kita harus mengetahui riwayat penyakit yang pernah dialami. Riwayat penyakit seperti halnya kolesterol, hipertensi, merokok, alcohol atau mungkin obat-obat tertentu. Aspek ini sangat berpengaruh karena disini P.T. PLN mencari sosok yang mampu untuk kerja sama dalam kurun waktu 30 tahun ke depan. “Pinter boleh, tetapi kesehatan juga menunjang dalam dunia kerja”, pendapat dari ibu Ridha Dianingratri.

Dalam seminarnya, ibu Ridha Dianingratri juga memberikan beberapa tips wawancara diantaranya adalah ketika kita diwawancara jangan pernah mengatakan sesuatu yang tidak jujur, dan kita harus menyampaikannya dengan bagus dan benar. Karena menurut ibu Ridha Dianingratri, perilaku di masa lau adalah potret kita di masa depan. (tj/elf)

Posted by Vivat Press on

GRAND LAUNCHING BUKU ITS MENGAJAR & SIMPOSIUM PENDIDIKAN SE-SURABAYA

“Buku ITS Mengajar” Paradigma baru bagi KM ITS
 
Sudah sejak lama KM ITS berkontribusi dalam bidang pendidikan di sekitar kampus. Rata-rata ormawa yang ada di KM ITS memiliki program kerja kampung binaan, seperti mengajar anak-anak pinggiran kota yang entah tertelan oleh heroiknya metropolis.
 
Kegiatan dan kontrol terhadap ormawa pendidikan itu sendiri kurang terintegralistik, masih banyaknya ormawa yang belum memiliki standart pengajaran untuk anak didik, seperti pengajaran kreatif dan sekolah alam.
Sekarang, KM ITS  berbenah diri. Sebagai insan pengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi bergiat untuk mengintegralistikkan sistem pendidikan di tiap ormawa yang ada di KM ITS. Melalui ITS Mengajar mimpi KM ITS untuk mewujudkan generasi-generasi terdidik yang berkualitas dan madani di Surabaya dan sekitarnya memiliki titik cerah.
 
“5 Mei 2013” adalah hari bersejarah bagi KM ITS. Pada hari itu, untuk pertama kalinya KM ITS memiliki Paradigma baru dalam pengajaran lewat Grand Launching Buku ITS Mengajar yang dilaksanakan di Ruang BB 203 D3 Teknik Mesin ITS. Buku ini merupakan standart pengajaran yang kedepannya akan dijalankan oleh ormawa seperti HMJ/BEMF yang memiliki eduproject. Bukan sekadar Grand Launching, dalam acara ini terdapat Symposium pergerakan pendidikan se-Surabaya yang di hadiri sembilan komunitas yang terdapat di Surabaya, seperti Sekolah Pinggiran, Pijar, Unair Mengajar dan lain-lain
 
Sebelum symposum pergerakan pendidikan se-Surabaya di mulai, diselingi cerita inspiratif oleh  orang-orang ternama yang ada di negeri ini, seperti Ibu Guru Kembar-Pendiri dan Pengajar Sekolah Darurat Kartini, Edwin Leo Mokodompit-Youth Desk Coordinator UNESCO, dan Jairi Irawan-Pengajar Muda Indonesia Mengajar.

Simposium ini melahirkan suatu deklarasi seluruh komunitas untuk kegiatan pendidikan se-Surabaya agar lebih baik dan bahu-membahu dalam dunia pendidikan untuk negeri, khususnya kota Surabaya. SALAM MAHAKARYA PENDIDIKAN!!
 
Posted by Vivat Press on

XL Future Leaders 2 University Roadshow di ITS

XL Future Leader 2 ft BEM ITSVivat Press – XL Future Leaders 2, program Corporate Social Responsibility dari PT XL Axiata, hadir untuk memberikan program leadership bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. XL Future Leaders 2 merupakan program pelatihan mengenai leadership selama 2 tahun yang diadakan oleh PT XL Axiata dan tanpa dipungut biaya. Program yang sebelumnya pernah diadakan ini, menggelar roadshow ke beberapa universitas di Indonesia. Graha Institut Teknologi Sepuluh Nopember menjadi salah satu tempat digelarnya XL Future Leaders 2 University Roadshow  pada tanggal 13 Mei 2013. Dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, acara ini menghadirkan Dian Siswarini – Chief Services & Technology Officer XL dan Muhammad Nurdin – Planning Advisor Exxon Mobil sebagai pembicara.

Komunikasi yang baik, percaya diri, inspiratif dan dapat memotivasi, influence, out of the box, entrepreneurship, serta tanggap terhadap perubahan merupakan aspek – aspek penting yang perlu dimiliki oleh pemimpin agar dapat mengarahkan timnya untuk mencapai keberhasilan, seperti itulah yang diungkapkan kedua pembicara selama acara berlangsung. Kedua pembicara saling menuturkan bahwa leadership sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan sejak dini. Selain itu, kemampuan untuk berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, juga menjadi hal yang diperlukan oleh pemimpin berkelas dunia, dan mengingat persaingan bebas dengan negara lain yang tak lama lagi akan terjadi, sehingga  kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Inggris menjadi salah satu poin penilaian dalam proses seleksi. Oleh karena itu, peserta juga dihimbau untuk lebih mengasah kemampuan berbahasa Inggrisnya agar tidak kalah dalam persaingan nantinya.

Acara ini juga melibatkan sesi tanya jawab dengan peserta dan bagi peserta yang bertanya akan mendapatkan souvenir special dari XL. Selain itu, turut hadir pula peserta dari XL Future Leaders batch 1 yang berasal dari Surabaya dan Malang untuk memberikan sedikit testimoni mengenai pengalaman mengikuti program dari XL ini. Peserta  XL Future Leaders batch 1 yang kebanyakan dari ITS ini, mengungkapkan bahwa mengikuti program ini sangatlah menarik dan sayang untuk dilewatkan, karena banyak pembelajaran dan pengalaman yang didapat, serta teman – teman baru dari jurusan dan universitas yang berbeda. Tak hanya itu, setiap peserta yang lolos XL Future Leaders akan mendapatkan fasilitas laptop, serta modem dan smartphone dengan paket berlangganan selama 2 tahun.

Roadshow yang terbuka bagi seluruh mahasiswa ini, berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Acara berjalan dengan lancar dan cukup banyak didatangi oleh mahasiswa, walaupun hujan cukup deras di luar tempat acara berlangsung. Tak hanya mendapatkan informasi, setiap orang yang datang ke acara roadshow ini mendapatkan sertifikat langsung setelah acara berakhir.

Pendaftaran XL Future Leaders 2 dilakukan secara online melalui www.xl.co.id/futureleaders/ dan dibuka sampai tanggal 30 Juni 2013. Seleksi dilakukan secara bertahap hingga bulan September 2013, dan 120 mahasiswa yang terpilih akan mulai menjalani training mulai bulan Oktober 2013. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengirim email ke daftar@xlfutureleaders.com (leo/brn)

Posted by Vivat Press on

Hatta Rajasa : Jangan Takut untuk Menjadi Seorang Technopreneur Sejati

Kuliah Umum oleh Ilham Habibie

Kuliah Umum oleh Ilham Habibie

Vivat Press – Perhelatan akbar Young Engineers and Scientist Summit 2013 ditutup hari Minggu kemarin (12/5). Hari terakhir YES Summit sendiri diisi dengan kuliah tamu oleh menteri koordinator perekonomian Indonesia, Bapak Ir. M Hatta Rajasa. Sehari sebelumnya didakan pula kuliah tamu serupa yang menghadirkan Ilham Akbar Habibi putra mantan presiden Habibie serta Bapak Rudianto selaku sekjen Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Tema kuliah tamu yang dibawakan oleh tokoh-tokoh tersebut pun dikemas dengan sangat apik, “Tantangan Insinyur dan Saintis Dalam ASEAN Free Trade Agreement dan Mendukung Masterplan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)”. Hatta Rajasa dengan cakapnya menjelaskan tentang apa saja tantangan dan peluang yang sedang dihadapi oleh bangsa  Indonesia sekarang ini. Menurut beliau, hal yang mampu menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia adalah transformasi usia produktif dengan kinerja yang dilakukan, seberapa jauh meningkatnya daya saing usia produktif (anak muda) tersebut terhadap tantangan-tantangan global yang sedang dihadapi Indonesia saat ini. Tak hanya itu, beliau juga berulang kali mengingatkan tentang ASEAN Economic Community di akhir tahun 2015. “Indonesia harus siap!”,

Pelaksanaan YES Summit  kali perdana ini dapat dikatakan berhasil. Meskipun, masih banyak kendala yang terjadi sejak awal proses pengonsepan hingga penutupan acara. Produk hasil akhir dari YES Summit 2013 sendiri secara garis besar ada dua hal. Pertama ialah buku YES Summit 2013 yang berisi tentang ide-ide kreatif para peserta. Buku tersebut nantinya akan disumbangkan ke lembaga pemerintahan, para peserta, dan dijual untuk masyarakat umum. Harapannya dengan kegiatan YES Summit 2013 ini, mahasiswa-mahasiswa teknik dapat memberikan suatu perubahan yang penting bagi nusantara dan siap menghadapi perubahan yang dibuat oleh anak negri sendiri. (lin/elf)

Posted by Vivat Press on

Menteri perekonomian beri kuliah mahasiswa ITS

uploads--1--2013--05--34867-hatta-its-menteri-perekonomian-beri-kuliah-mahasiswa

LENSAINDONESIA.COM: Menteri perekonomian RI, M. Hatta Rajasa, menjadi dosen tamu dengan mengisi kuliah umum di acara Young Engineers and Scientist Summit 2013, di Graha Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sabtu (11/5/2013). Hal ini sedikit aneh mengingat ITS adalah kampus teknik sehingga kurang pas dengan yang disampaikan sang menteri tentang ekonomi.

Dalam kuliah umum itu, Hatta menjelaskan perekonomian di depan mahasiswa serta mengajak untuk mandiri berusaha. “Sudah saatnya para akademisi teknik mulai mandiri dengan usaha-usahanya,” ujarnya didepan para mahasiswa yang datang.

Hatta juga menjelaskan, bahwa untuk menjaga kestabilan ekonomi Indonesia, ia sudah membentuk komite. “Kita akan membentuk komite untuk mempersiapkan diri mampu berjalan bersama dengan Asean Community,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hatta juga memberi semangat kepada para akademisi tehnik agar memajukan teknologi sehingga para akademisi tidak tergantung pada APBN. “Jangan takut untuk usaha sendiri menjadi Teknopreneur mandiri,” pungkasnya. @angga_perkasa

Sumber: http://www.lensaindonesia.com/2013/05/11/menteri-perekonomian-beri-kuliah-mahasiswa-its.html

Posted by kominfo on

Techno Ideas Essay Competition

Techno Ideas Essay Competition merupakan kompetisi essay tingkat nasional yang diadakan oleh HIMA D3KKIM ITS untuk mahasiswa dengan tema pangan, energi & limbah.

Kompetisi Essay ini ditujukan untuk semua Mahasiswa, khususnya yg suka menulis essay berbasis teknologi

Free Registration.
Pendaftaran dibuka hingga 11 Mei 2013.

Hadiah:
Juara 1 =700K + sertifikat
Juara 2 =400K + sertifikat
Juara 3 =300K + sertifkat.

Info lebih lanjut mengenai Techno Ideas Competition:
www.himadekkim-its.com
@TIE_2013
FB: TIECompetition
cp 085731126867/085721137978