Monthly Archives

6 Articles

Posted by Vivat Press on

Meski Sempat Diguyur Hujan, PAMMITS Tetap Ramai

VIVAT PRESS

Kampus Perjuangan, 27 Februari 2016

Sabtu(27/2), Event bulanan Pasar Malam Minggu ITS (PAMMITS) kembali digelar di jalan keluar utama ITS yang diadakan oleh Kementerian Perekonomian BEM ITS dengan membawakan tema Around the World demi menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Untuk menyambut PAMMITS pertama dalam tahun ini, Presiden BEM ITS Berani, Novangga Ilmawan turut memberikan sambutan, “Jangan pernah kapok ketika teman-teman berinvestasi di PAMMITS. Karena PAMMITS disini memang sudah menjadi trademark dari BEM ITS itu sendiri”. Kemudian diikuti dengan sambutan dari ketua PAMMITS, Baskoro Ismail. “Membuat iklim kewirausahaan di KM (Keluarga Mahasiswa) ITS terutama di mahasiswa nya, “ kata Baskoro ketika memberikan sambutan perihal tujuan dilaksanakan PAMMITS.

Walaupun keadaan saat itu hujan, namun tak sedikit mahasiswa yang datang untuk menghabiskan malam minggunya di PAMMITS ini. Berbekal payung dan jas hujan warna-warni, para pengunjung sibuk menikmati makanan dan minuman yang dijual di PAMMITS. Panitia sendiri telah menyediakan 5 tenda yang tersebar sepanjang jalan sebagai tempat berteduh untuk antisipasi terjadi hujan. Para penjual yang merupakan mahasiswa, juga sibuk menawarkan produknya. Mereka berkeliling dengan membawa produk masing-masing sambil berpayung ria. Hujan tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk terus berjualan. Sekitar pukul 19.30, hujan sudah mulai reda dan semakin banyak pengunjung yang datang untuk meramaikan PAMMITS.

Sebanyak 125 stan telah disewa oleh pedagang dalam PAMMITS kali ini. Produk yang ditawarkan banyak yang berupa makanan dan minuman, namun juga terdapat stan yang menawarkan pakaian dan aksesoris seperti gelang. Dalam PAMMITS ini juga terdapat stan yang menawarkan official merchandise BEM ITS, berupa tote bag dan produk yang baru, yaitu waist bag. Stan tersebut dikelola oleh Kementerian Perekonomian sendiri. PAMMITS ini disponsori oleh dua sponsor, yaitu Milo dan Jellmow. Untuk menghibur pengunjung PAMMITS sambil berbelanja, pihak panitia memberikan special performance dari Roro Band, Blue Etc, dan Geeks on Gig. Nantikan PAMMITS selanjutnya ! (mit/mia)

Posted by Vivat Press on

BEM ITS DENGARKAN CURHATAN KM ITS

VIVAT PRESS

BEM ITS DENGARKAN CURHATAN KM ITS

Surabaya, 27 Februari 2016

Kemarin malam tepatnya pada Jumat malam (26/2) BEM ITS dibanjiri berbagai pertanyaan dan curhatan KM ITS seputar isu-isu atau peristiwa-peristiwa yang sedang dan telah terjadi di Kampus Perjuangan ini. Semua pertanyaan tersebut tertuang pada salah satu program kerja di BEM ITS yang bernama SAFAAT. Apa itu SAFAAT ?

Pusat Informasi dan Curhat atau yang lebih dikenal dengan SAFAAT merupakan salah satu program kerja baru dari Kementerian Kebijakan Kampus BEM ITS. Ini merupakan kali pertama diadakan program dimana KM (Kelurga Mahasiswa) ITS dapat menyampaikan keluh kesahnya yang tidak sempat tersampaikan dalam setiap kali diskusi atau forum melalui media sosial yaitu melalui official line BEM ITS. Jadi, program ini memberikan wadah bagi KM ITS yang ingin bertanya seputar isu-isu di ITS atau mencurahkan keluh kesahnya.

“Tidak semua KM ITS dapat menghadiri diskusi atau forum yang diadakan BEM ITS. Oleh karena itu, kami ingin memberikan kesempatan kepada KM ITS untuk bertanya seputar isu-isu yang ada di ITS melalui akun official BEM ITS di line”, ujar Rizky Akbar Fauzi selaku Menteri Kebijakan Kampus BEM ITS.

Pada saat pertama kali dibuka pada pukul tujuh malam kemarin, akun official BEM ITS di line ini langsung diserbu dengan berbagai pertanyaan. Mulai dari keluh kesah tentang UKT, perubahan jalan di persimpangan dekat jurusan Biologi, kelanjutan MWA-WM, dll.

Sempat terjadi kesalahan sistem dalam pelaksanaan SAFAAT ini, namun hal ini dapat segera ditangani sehingga KM ITS dapat melanjutkan pertanyaan mereka.

Mungkin ada yang banyak bertanya, apa perbedaan bertanya di akun official line BEM ITS atau SAFAAT ini dengan bertanya di akun Ask.fm Kebijakan Kampus itu sendiri ?

Menurut mahasiswa yang kerap dipanggil Oji ini, SAFAAT hanya dilakukan pada waktu tertentu sedangkan  akun Ask.fm ini membuka pertanyaan setiap hari.

“Mungkin kedepannya kita akan membuat tema di SAFAAT ini dimana nantinya menjadi pokok bahasan yang akan dilanjutkan ke beberapa acara lainnya seperti SAFARI.  Karena ini pertama kali diadakan jadi pertanyaannya masih bebas tentang isu-isu di KM ITS“, tambah Menteri Kebijakan Kampus itu.

Antusias dari KM ITS pun begitu luar biasa. Ada sekitar 200 orang yang bertanya. Ternyata tidak hanya dari KM ITS sendiri tapi ada juga dari mahasiswa S2, siswa SMA, dan komunitas-komunitas yang ada di Surabaya.

“Harapan diadakan SAFAAT ini yang pertama agar kita mengetahui isu-isu yang paling banyak dibicarakan di KM ITS untuk bisa diadvokasikan ke birokrasi jika perlu dan yang kedua mengetahui peran kita menghadapi isu-isu tersebut“, kata Oji mengakhiri. (iid/mia)

Posted by Vivat Press on

Bersama PELINDO III, BEM ITS Selenggarakan HTBH dan Maritime Seminar

VIVAT PRESS
Taman Alumni dan Pasca Sarjana Lt.3 ITS, 27 Februari 2016

Sabtu (27/2) dalam rangka launching Pelindo III di Teluk Lamong, Pelindo III menyelenggarakan Pelindo III Goes to Campus yang salah satu acaranya bekerjasama dengan BEM ITS yaitu Health To Be Habit (HTBH) dan Maritime Seminar.
HTBH merupakan acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa ITS akan pentingnya menjaga kesehatan, hingga menjadi sebuah kebiasaan.  Dr. Darmaji, S.Si, MT. selaku perwakilan kemahasiswaan ITS menyampaikan dalam sambutannya, “Memiliki kecerdasan intelektual saja tidak cukup, harus didukung dengan jasmani yang sehat, supaya kebermanfaatan kita semakin dirasakan oleh orang banyak.”  Acara HTBH dimulai pada pukul 07.45 dan dibuka dengan pelepasan balon. Acara yang juga diikuti oleh warga sekitar ITS ini memiliki beberapa sub acara, yakni senam, jalan sehat, pembagian snack dan doorprize. Menurut peserta HTBH, acara-acara seperti ini sangat perlu dilakukan karena menyenangkan sekaligus menyehatkan, doorprizenya menarik, serta makanan yang dibagikan secara gratis tergolong makanan sehat, yaitu buah buahan.
HTBH ini rencananya akan diselenggarakan sebulan sekali, dengan variasi acara di setiap bulannya. Redo Fajar, ketua pelaksana HTBH berharap peminat HTBH semakin bulan semakin banyak karena kesadaran akan kesehatan itu penting bagi mahasiswa ITS, bukan hanya soal makanan gratis dan doorprize tentunya.
Setelah HTBH, acara Pelindo III Goes To Campus selanjutnya adalah Maritime Seminar. Bertempat di Gedung Pascasarjana lantai 3, seminar ini menarik perhatian banyak mahasiswa. Seminar yang mengusung tema “Membangun Industri Maritim Nasional Melalui Pengembangan Green Port Facilities” ini menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka yang ahli di bidangnya, yakni Yon Irawan (Corporate Secretary PT. Pelindo III), Prof. Daniel M. Rosyid Ph.D.,MRINA (Dekan FTK ITS), dan Agung Kresno Sarwono (Direktur Operasional dan Teknik PT. Terminal Teluk Lamong). Yon Irawan menyampaikan, “Saya harap dengan adanya ini mahasiswa ITS dapat mengembangkan dunia maritim.”
Menurut Dwiki, ketua pelaksana Maritime Seminar, dengan adanya Maritime Seminar ini, mahasiswa ITS jadi banyak tahu tentang pelabuhan yang mengembangkan sistem Green Port di Teluk Lamong yang merupakan pelabuhan tercanggih ke-empat di dunia. Dwiki juga berharap, kerja sama ITS dengan Pelindo III ini dapat lebih erat lagi. (adz/iid/yon)

Posted by Vivat Press on

Diskusi Terbuka “Kajian Pembahasan Revisi UU KPK (UU No. 30 Th. 2002)”

VIVAT PRES

Selasar Perpustakaan Pusat ITS, 23 Februari 2016

Selasa (23/02) diskusi bertajuk Pembahasan Revisi UU KPK yang direncanakan mulai pukul 19:00 WIB tersebut sempat ditunda karena faktor peserta. Hingga akhirnya diskusi tersebut dapat dimulai pukul 20:45 WIB dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne ITS oleh seluruh peserta diskusi. Dalam diskusi tersebut terlihat pula Presiden BEM ITS Novangga Ilmawan dan Zein Arfian Sekretaris Jendral BEM ITS.

Diskusi diawali dengan sambutan dari Menteri Kebijkan Publik, Oxi Putra Merdeka. Ia menjelaskan bahwa forum kali ini merupakan forum diskusi terbuka terkait dengan kajian yang sudah dilakukan Kementerian Kebijakan Publik yaitu Revisi UU No. 30 Th. 2002. Oxi juga menyatakan bahwa diskusi atau pembahasan tentang pelemahan KPK di KM ITS tergolong  terlambat dibandingkan dengan KM kampus yang lain.

Kemudian forum diambil oleh Teja, selaku Dirjen Kajian Strategis Kementrian Kebijakan Publik BEM ITS. Dalam forum tersebut, Teja menjelaskan tentang hasil dari kajian yang sudah dilakukan oleh Kementerian Kebijakan Publik. Ia menjelaskan sejarah terbentuknya KPK, tugas dan wewenang KPK serta prestasi yang telah diraih dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia. Selain itu dalam forum diskusi tersebut juga dipaparkan poin –poin revisi dalam Rancangan Undang –Undang KPK yaitu pembentukan dewan pengawas KPK, prosedur penyadapan harus seizin dewan pengawas KPK, pengangkatan penyidik independen, dan kewenangan KPK menerbitkan Surat Perintah Peghentian Penyidikan (SP3).

Menginjak sesi diskusi, forum semakin menarik. Banyak peserta yang menyatakan pendapatnya ataupun bertanya tentang hasil kajian yang telah dipaparkan oleh Kementerian Kebijakan Kampus. Salah satunya adalah pendapat peserta forum dari jurusan Statistika yang menyatakan bahwa kita disini merupakan kampus teknik dengan anak –anak teknik yang notabene tidak begitu tahu mengenai hukum. Ia menyatakan bahwa ia ingin membuka pandangan baru, yaitu kita tidak harus menolak seluruh RUU tersebut, kita bisa mengusulkan bahwa RUU tersebut perlu diuji terlebih dahulu.

Forum Diskusi Terbuka tersebut selesai pada pukul 23:07 WIB. Ditutup oleh Dirjen Kajian Strategis Kementerin Kebijakan Publik dengan sedikit pesan bahwa bukan seberapa besar usaha aparat pemberantas korupsi dalam penanganan kasus korupsi, tetapi kita sebagai mahasiswa juga dapat membiasakan diri untuk menghindari tindakan –tindakan korupsi mulai dari hal yang kecil.(mmt/nif/din)

Posted by Vivat Press on

Aksi KM ITS Bantu Wujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020

VIVAT PRESS

Taman Bungkul, 21 Februari 2016

Minggu pagi (21/2) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, komunitas Lingkungan Hidup Nol Sampah Surabaya turut mengundang BEM ITS dalam menyuarakan aksi Indonesia Bebas Sampah 2020. Melalui Dirjen Lingkungan Hidup Kementerian Sosial Masyarakat dan beberapa komunitas lingkungan hidup lainnya, mereka lantas mengadakan aksi bersama untuk mengurangi penggunaan plastik. Tak hanya itu, mereka juga mencoba mengedukasi masyarakat tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan.

Menurut Hermawan Some, koordinator aksi dari komunitas Nol Sampah, selain memperingati hari Peduli Sampah Nasional mereka juga melakukan kampanye mengenai kebijakan terbaru pemerintah, yaitu kantong plastik berbayar, dimana mulai dilaksanakan di kota Surabaya pada Minggu ini. “Kami menawarkan untuk menukarkan kantong plastik yang dibawa oleh masyarakat dengan tas kain, saya berharap warga Surabaya akan terbiasa memakai kantong yang bisa dipakai berulang kali ” ujarnya.

Berangkat dari depan Dr. Angka, pasukan KM ITS turut serta Presiden BEM ITS, Novangga Ilmawan, Sekretariat Jenderal BEM ITS, Zein Arfian dan Menteri Sosial Masyarakat BEM ITS Gatot Subroto bersepeda bersama menuju Taman Bungkul.

“Taman yang pernah menerima penghargaan sebagai taman terbaik se-Asia tersebut dipilih karena merupakan pusat masyarakat Surabaya untuk berkumpul dan berinteraksi. Sehingga kami berharap akan lebih banyak masyarakat yang teredukasi oleh aksi kami,” jelas Wawan.

Dirjen Lingkungan Hidup Kementerian Sosial Masyarakat BEM ITS, Raka Taufik Rochman, menjelaskan bahwa mahasiswa harus kembali berperan penting sebagai Agent of Change. “Kita harus mampu membawa perubahan diawali dari KM ITS yang lebih peduli terhadap lingkungan dan kesehatan dirinya sendiri,”  ucap mahasiswa yang akrab disapa Raka ini.

Perjuangan dalam mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020 tidak hanya sampai disini. Masih ada banyak acara yang akan dilaksanakan demi tercapainya rencana pemerintah tersebut. Dari Dirjen Lingkungan Hidup sendiri telah menyiapkan beberapa program kerja dan agenda, salah satunya adalah Surabaya Green Action. Dimana dalam acara tersebut merupakan sebuah wadah bagi komunitas-komunitas Lingkungan Hidup se-Surabaya untuk bertukar pikiran dan menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup yang ada di kota Surabaya ini. Mari kita dukung gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020! Inilah saatnya KM ITS beraksi !   (gba/mia/akh)

Posted by Vivat Press on

Pelantikan Ketua Mahkamah Mahasiswa ITS (MM ITS) 2016

VIVAT PRESS

Gedung SCC lantai 1, 18 Februari 2016

Kamis, 18 Februari  2016 menjadi hari yang ditunggu-tunggu bagi segenap warga KM ITS. Pasalnya tepat pada hari ini (18/02) pukul 19:00 – 20:20 WIB di Gedung SCC lt.1 telah dilantik Ketua dari Lembaga Yudikatif Mahasiswa ITS yaitu Fauzi Triyanto, mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2013.

Sampai dengan saat ini anggota dari Mahkamah Mahasiswa ITS 2016 berjumlah 7 orang dengan Fauzi adalah satu-satunya anggota laki-laki yang telah dinobatkan menjadi ketua dari lembaga itu sendiri.

Dalam proses pemilihan ketua, Fauzi menuturkan bahwa proses pemilihan ketua melalui musyawarah dari tujuh anggota MM ITS 2016.
Dalam wawancaranya pada hari ini (18/02) Bung Fauzi mengaku bahwa tujuan dia mendaftar MM ITS 2016 dan memberanikan diri mengajukan diri menjadi ketua karena ia ingin memahami lebih dalam masalah perundang-undangan yang ada di ITS. Ia juga menuturkan bahwa progress MM saat ini adalah MM akan mengawal FKHM dan akan fokus ke Mubes 5 serta akan mengusahakan untuk mengadakan sekretariat MM.

Harapannya “meskipun pasif dalam kerjanya, tapi kami tetap aktif dalam menangani masalah dan keadilan di ITS semakin ditegakan. Kami membuka telinga lebar-lebar untuk KM ITS terkait Eksekutif yang memiliki pertentangan dengan perundang-undangan di ITS” celetuk mahasiswa Jurusan Teknik Informatika tingkat 3 tersebut.

Dalam acara pelantikan tersebut turut dihadiri pula Ketua Himpunan Mahasiswa Kimia, Hasnan Habib. Ia berpendapat, “MM kedepan bukan hanya pelengkap tapi juga kerja di ranah yudikatif, selama ini MM kurang dikenal sehingga harapannya bisa dikenal dengan memaksimalkan kinerjanya” pungkasnya. (est/mmt/din)