Monthly Archives

2 Articles

Posted by Vivat Press on

YES Summit; Sebagai Wadah Berkumpulnya Engineer dan Saintis Muda

VIVAT PRESS

Kampus ITS Surabaya, 12 Oktober 2016

Rabu, (12/10) telah berlangsung acara YES Summit yang dibuka dengan kegiatan gala dinner. Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta YES Summit yang merupakan mahasiswa-mahasiswa se-Indonesia. Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia seperti Kota Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Bogor, Bandung, Jakarta, Samarinda hingga Makassar.

YES Summit diadakan untuk memberikan gagasan serta inovasi dalam bidang energi dan maritim yang bisa direalisasikan guna membantu program pemerintah. Salah satu program yang ingin diangkat pada kegiatan ini adalah program NAWACITA. Oleh karena itu, acara ini diadakan untuk mewadahai para engineer dan saintis muda.

Pada Jumat (14/10), telah digelar company visit. Adapun perusahaan-perusahaan yang dikunjungi adalah Pelindo III serta PT Teluk Lamong, anak perusahaan PT Pelindo III. Perusahaan tersebut merupakan salah satu perusahaan yang memiliki tempat control room otomatis untuk mengendalikan kapal.
Kegiatan company visit ini membahas mengenai company profile, peran perusahaan terkait untuk Indonesia, visi dan misi perusahaan, proyek yang sedang dijalankan, sistem kerja serta harapan perusahaan untuk Indonesia.

M. Rifqi Mahendra, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa acara ini telah sukses digelar. “Banyak teman-teman yang antusias. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh mereka.,” jelasnya.

Ia juga berharap setelah diadakannya kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan ilmu mengenai energi dan maritim di Indonesia, terkait permasalahan yang dihadapi dan langkah apa yang bisa mahasiswa ambil baik di masa sekarang ataupun masa depan. “Kami berharap dengan diadakannya acara ini, para peserta dapat menjalin koneksi. Hal ini juga berguna untuk melatih komunikasi, kerjasama dan koordinasi untuk manajemen serta membuat suatu acara. Besar juga harapan kami untuk BEM ITS dapat melanjutkan acara yang banyak sekali manfaatnya seperti ini, ” pungkas mahasiswa yang akrab disapa Rifqi ini.

Setelah acara ini dilaksanakan, Rifqi menegaskan bahwa akan ada pembahasan lebih lanjut kepada pemerintah mengenai maritim dan energi. “Kami akan mencoba membuka obrolan dengan pemerintahan melalui PII guna memberikan rekomendasi kepada pemerintah. Harapannya agar pemerintah tau bahwa mahasiswa masih peduli dengan kemajuan bangsa,” ujarnya. (ath/yon)

Posted by Vivat Press on

MENINGKATKAN KUALITAS MEDIA INFORMASI MELALUI KUNJUNGAN KE JAWA POS

VIVAT PRESS

Graha Pena Jawa Pos, 14 Oktober 2016

“Selamat Datang Mahasiswa BEM ITS”, begitulah tulisan yang tertera pada saat kunjungan BEM ITS ke Jawa Pos pada Jumat siang kemarin (14/10), yang membuat hangat suasana. Bertempat di Jl. Ahmad Yani No. 88, tepatnya di Graha Pena Jawa Pos, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) BEM ITS mengadakan kunjungan ke Jawa Pos.

Sebagai salah satu sarana media komunikasi dan informasi di Ormawa ITS, Kementerian Kominfo BEM ITS serta Departemen Media Komunikasi dan Informasi perwakilan Ormawa ITS, perlu meningkatkan kualitas media komunikasi dan informasi. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo BEM ITS melakukan kunjungan. Sekitar 30 mahasiswa ITS yang terdiri dari Kementrian Kominfo BEM ITS dan Departemen Kominfo perwakilan HMJ serta BEM-Fakultas menghadiri kunjungan ke Jawa Pos tersebut.

“Kunjungan ke redaksi Jawa Pos ini dilakukan agar bisa meningkatkan kualitas media informasi di Ormawa ITS dengan terjun langsung melihat kegiatan media nasional. Sehingga, kita dapat mengambil pelajaran dan pengetahuan bagaimana media menjalankan peran dan fungsi sehari-hari, yang nantinya dapat diterapkan di Ormawa ITS masing-masing,” ujar Nanda, salah satu staff Kementrian Kominfo BEM ITS yang turut serta dalam kunjungan tersebut.

Selama kunjungan, mahasiswa ditempatkan di ruang redaksi lantai 4 Graha Pena Jawa Pos yang terlihat unik dan menarik perhatian mahasiswa ITS. Tepatnya, mereka duduk di meja besar yang terletak di tengah-tengah ruangan. Penataan ruangan di Jawa Pos ini bersifat terbuka, di mana wartawan, redaktur dan pimpinan redaksi berada dalam satu ruangan. Dengan penataan inilah, Jawa Pos meraih penghargaan “The Coolest Newsroom in the World” dalam World Newspaper Congress.

Acara berjalan dengan lancar selama kurang lebih 1,5 jam. Dengan suasana yang “welcome”, kunjungan tidak hanya memperlihatkan sudut-sudut kantor, namun juga dilakukan sharing. Selama kunjungan, mahasiswa ditemani oleh Rudy Setyo Widodo, selaku Kepala Koordinator Kunjungan PT. Jawa Pos Koran. Beliau menjelaskan tentang sejarah Jawa Pos. Mulai dari proses pembuatan koran, mencari berita yang layak dimuat hingga berita tersebut siap diedarkan. Serta tentang peliputan, wartawan dan cara membuat layout koran yang menarik. Di akhir acara, terdapat sesi tanya jawab, di mana antusiasme mahasiswa ITS yang mengikuti kunjungan tersebut sangat baik. Terlontar banyak pertanyaan pada saat sesi tanya jawab tersebut.

Menurut Pelaksana Tugas Menteri Kominfo BEM ITS 2015/2016, Hanif Kukuh Wimala, pada kunjungan sebelumnya, hanya diikuti oleh BEM ITS saja, akan tetapi kali diikuti pula oleh perwakilan dari HMJ dan BEM Fakultas. Hal ini dikarenakan, kunjungan yang dilakukan sangat berguna, baik untuk BEM ITS dan Ormawa ITS. “Semoga ilmu yang didapatkan selama kunjungan di Jawa Pos dapat diterapkan oleh BEM ITS dan Ormawa ITS serta silaturahmi dengan Jawa Pos tetap terjaga,” ujarnya. (iid/yon)