MENINGKATKAN KUALITAS MEDIA INFORMASI MELALUI KUNJUNGAN KE JAWA POS

VIVAT PRESS

Graha Pena Jawa Pos, 14 Oktober 2016

“Selamat Datang Mahasiswa BEM ITS”, begitulah tulisan yang tertera pada saat kunjungan BEM ITS ke Jawa Pos pada Jumat siang kemarin (14/10), yang membuat hangat suasana. Bertempat di Jl. Ahmad Yani No. 88, tepatnya di Graha Pena Jawa Pos, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) BEM ITS mengadakan kunjungan ke Jawa Pos.

Sebagai salah satu sarana media komunikasi dan informasi di Ormawa ITS, Kementerian Kominfo BEM ITS serta Departemen Media Komunikasi dan Informasi perwakilan Ormawa ITS, perlu meningkatkan kualitas media komunikasi dan informasi. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo BEM ITS melakukan kunjungan. Sekitar 30 mahasiswa ITS yang terdiri dari Kementrian Kominfo BEM ITS dan Departemen Kominfo perwakilan HMJ serta BEM-Fakultas menghadiri kunjungan ke Jawa Pos tersebut.

“Kunjungan ke redaksi Jawa Pos ini dilakukan agar bisa meningkatkan kualitas media informasi di Ormawa ITS dengan terjun langsung melihat kegiatan media nasional. Sehingga, kita dapat mengambil pelajaran dan pengetahuan bagaimana media menjalankan peran dan fungsi sehari-hari, yang nantinya dapat diterapkan di Ormawa ITS masing-masing,” ujar Nanda, salah satu staff Kementrian Kominfo BEM ITS yang turut serta dalam kunjungan tersebut.

Selama kunjungan, mahasiswa ditempatkan di ruang redaksi lantai 4 Graha Pena Jawa Pos yang terlihat unik dan menarik perhatian mahasiswa ITS. Tepatnya, mereka duduk di meja besar yang terletak di tengah-tengah ruangan. Penataan ruangan di Jawa Pos ini bersifat terbuka, di mana wartawan, redaktur dan pimpinan redaksi berada dalam satu ruangan. Dengan penataan inilah, Jawa Pos meraih penghargaan “The Coolest Newsroom in the World” dalam World Newspaper Congress.

Acara berjalan dengan lancar selama kurang lebih 1,5 jam. Dengan suasana yang “welcome”, kunjungan tidak hanya memperlihatkan sudut-sudut kantor, namun juga dilakukan sharing. Selama kunjungan, mahasiswa ditemani oleh Rudy Setyo Widodo, selaku Kepala Koordinator Kunjungan PT. Jawa Pos Koran. Beliau menjelaskan tentang sejarah Jawa Pos. Mulai dari proses pembuatan koran, mencari berita yang layak dimuat hingga berita tersebut siap diedarkan. Serta tentang peliputan, wartawan dan cara membuat layout koran yang menarik. Di akhir acara, terdapat sesi tanya jawab, di mana antusiasme mahasiswa ITS yang mengikuti kunjungan tersebut sangat baik. Terlontar banyak pertanyaan pada saat sesi tanya jawab tersebut.

Menurut Pelaksana Tugas Menteri Kominfo BEM ITS 2015/2016, Hanif Kukuh Wimala, pada kunjungan sebelumnya, hanya diikuti oleh BEM ITS saja, akan tetapi kali diikuti pula oleh perwakilan dari HMJ dan BEM Fakultas. Hal ini dikarenakan, kunjungan yang dilakukan sangat berguna, baik untuk BEM ITS dan Ormawa ITS. “Semoga ilmu yang didapatkan selama kunjungan di Jawa Pos dapat diterapkan oleh BEM ITS dan Ormawa ITS serta silaturahmi dengan Jawa Pos tetap terjaga,” ujarnya. (iid/yon)